Entah kenapa aku merasa jauh dari kata baik-baik saja

Feb. 22, 2026 / #Curhatan #Hope #Relationship
ABSTRACT

Dari bangku SD sampai SMK, masalah yang terus menghampiriku hanyalah tentang hubungan sosial

Makin hari kondisi mental aku makin berat. Sekarang, setiap kali aku dapat sesuatu yang baik, aku malah merasa itu semuanya salah. Tadi aku diajak main sama teman dan teleponan panjang banget, tapi aku cuma bisa diam karena aku bingung dan tidak nyaman.

Aku mulai bertanya-tanya apakah aku perlu pergi ke psikiater. Masalahku bukan karena orang baru yang aku kenal, karena mereka tidak ada salahnya. Orang-orang di kelasku sebenarnya baik kalau dipikir-pikir, tapi aku merasa mereka menjauh dariku. Padahal kenyataannya tidak seperti itu.

Aku ingin memperbaiki semuanya, tapi aku sudah terlanjur berpikir negatif tentang mereka. Kalau dipikir lagi, mereka juga manusia biasa. Pernah aku diolok-olok oleh salah satu orang di kelas, dan ada juga yang tidak menghargai aku. Kadang aku merasa seolah aku tidak ada di sana.

Sekarang aku bahkan merasa tidak punya teman untuk diajak bicara. Aku ingin curhat ke sahabat aku, tapi aku tidak mau cerita masalah sekolah ini di Discord. Aku bisa ngobrol di Discord, tapi aku tidak mau masalah sekolah aku didengar oleh orang lain.

Masalah di sekolah ini belum pernah aku ceritakan ke siapa pun, kecuali beberapa hal kecil seperti waktu orang tua dipanggil ke sekolah. Itu harus diberitahukan ke orang tua supaya masalahnya tidak makin besar. Untungnya sejauh ini orang tua aku belum pernah dipanggil.

Aku berharap kehidupan sosial aku bisa baik-baik saja tanpa masalah seperti ini. Kadang aku sampai susah tidur karena teringat kejadian dulu, waktu SD dan SMP. Itu membuat aku lebih sulit cari teman baru. Bahkan aku sekarang merasa lebih nyaman punya sedikit teman. Menurut orang lain mungkin aku orang nolep, tapi menurut aku punya sedikit teman itu lebih baik daripada punya banyak teman yang tidak tulus.

Waktu SMP memang banyak pahitnya, tapi aku juga pernah punya pengalaman yang baik. Aku punya dua sahabat terbaik yang masih dekat sampai sekarang. Setidaknya kalau hari-hariku buruk, selama mereka masih ada dalam hidupku, aku akan baik-baik saja.